~ selamat datang, welcome, sugeng rawuh, sugeng rawuh, مرحبا بكم ,benvenuti, welkom, bienvenida, 歓迎 , Добро пожаловать,Bienvenue, xoş, Maligayang pagdating ~ Nobel's Blog mengucapkan Selamat berpuasa bagi yang menjalankannya semoga diterima oleh Allah SWT Amiiinn... . Please Visit My New Blog http://freshcarrots.blogspot.com The Music Place

Sabtu, 08 Januari 2011

Cerita Pendek

Best Blogger Tips
Ada keluarga sederhana yang kehilangan salah satu anaknya. Sang penjahat minta uang tebusan senilai Rp. 10.000.000, Dan sang bapak tidak mau memberi uang tebusan itu. Sang anakpun di buang oleh penjahat.
Mendengar berita tersebut sang bapak dan ibu gembira karena mereka masih mempunya 14 anak lagi, Dan anak yg dibuang itu dianggap menjadi peringan beban keluarga.
»»  READMORE...

Kamis, 06 Januari 2011

Peristiwa Woyla

Best Blogger Tips

Garuda Indonesia Penerbangan 206 atau juga dikenal dengan sebutan Peristiwa Woyla adalah sebuah penerbangan maskapai Garuda Indonesia dari pelabuhan udara sipil Talangbetutu, Palembang ke Bandara Polonia, Medan yang mengalami insiden pembajakan pesawatpada 28 Maret 1981 oleh lima orang teroris yang dipimpin Imran bin Muhammad Zein, dan mengidentifikasi diri sebagai anggota kelompokIslam ekstremis "Komando Jihad". Penerbangan dengan pesawat DC-9 Woyla tersebut berangkat dari Jakarta pada pukul 08.00 pagi, transitdi Palembang, dan akan terbang ke Medan dengan perkiraan sampai pada pukul 10.55. Dalam penerbangan, pesawat tersebut tiba-tiba dibajak oleh lima orang teroris Komando Jihad yang menyamar sebagai penumpang. Setelah mendarat sementara untuk mengisi bahan bakar di Bandara Penang, Malaysia, akhirnya pesawat tersebut terbang dan mengalami drama puncaknya di Bandara Don Mueang diBangkok, Muang Thai tanggal 31 Maret.
Imran bin Muhammad Zein, pemimpin sel kelompok Komando Jihad yang melakukan peristiwa teror ini menuntut agar para rekannya yang ditahan pasca Peristiwa Cicendo di Bandung, Jawa Barat, supaya dibebaskan. Dalam Peristiwa Cicendo, 14 anggota Komando Jihad membunuh empat anggota polisi di Kosekta 65 pada 11 Maret 1981 dini hari. Usai peristiwa itu, sejumlah anggota Komando Jihad ditahan dan terancam hukuman mati.
Peristiwa pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla ini menjadi peristiwa terorisme bermotif "jihad" pertama yang menimpa Indonesia dan satu-satunya dalam sejarah maskapai penerbangan Indonesia.

KRONOLOGI PERISTIWA
Pembajakan bermula saat pesawat yang dikemudikan Kapten Herman Rante baru saja terbang dari Pelud Sipil Talang Betutu, Palembangseusai transit untuk menuju Bandara Polonia, Medan. Setelah lepas landas, dua penumpang bangkit dari tempat duduk mereka, satu menuju ke kokpit dan menodongkan senjata. Satu lagi berdiri di gang antara tempat-duduk pesawat. Pada pukul 10.10 pesawat tersebut dikuasai oleh lima pembajak, semuanya bersenjata api. Pembajak di kokpit memerintahkan pilot untuk terbang ke Kolombo, Sri Lanka, namun pilot berkata bahwa pesawat tersebut tidak memiliki cukup bahan bakar pesawat. Pesawat dialihkan ke Penang, Malaysia, untuk pengisian bahan bakar sebelum kemudian terbang lagi ke Thailand atas paksaan teroris dan penerimaaan pemerintah Thailand untuk mengizinkan pesawat tersebut mendarat di wilayahnya. Drama pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla tersebut berlangsung empat hari di Bandara Don Mueang Bangkok dan berakhir pada tanggal31 Maret setelah serbuan kilat Grup-1 Para-Komando yang dipimpin Letnan Kolonel Infanteri Sintong Panjaitan. Pilot pesawat Garuda, Kapten Herman Rante, dan Achmad Kirang, salah satu anggota satuan Para-Komando Kopassandha, meninggal dalam baku tembak yang berlangsung selama operasi kilat pembebasan pesawat tersebut.
Para teroris mengaku berasal dari kelompok Islam ekstremis bernama Komando Jihad. Pada saat terjadinya peristiwa ini, pasukan komando Indonesia belum memiliki pengalaman dalam menangani peristiwa terorisme pembajakan pesawat. Kelompok khusus militer Indonesia yang baru dibentuk saat itu, Kopassandha (Nama satuan Kopassus saat itu), meminjam sebuah pesawat DC-9 untuk mempelajari situasi.
DC-9 Woyla meninggalkan Malaysia setelah mengisi bahan bakar, menuju ke Bandara Don Mueang, Thailand. Seorang penumpang wanita lanjut usia diperbolehkan turun di Malaysia oleh para teroris. Para teroris kemudian membacakan tuntutan mereka, yaitu agar anggota Komando Jihad yang ditahan di Indonesia segera dibebaskan, dan uang sejumlah US$ 1,5 juta. Mereka juga meminta pesawat untuk pembebasan tahanan dan untuk terbang ke tujuan yang dirahasiakan. Mereka mengancam telah memasang bom di pesawat Woyla dan tidak segan untuk meledakkan diri bersama pesawat tersebut.












kopassus indonesian elite squad
















sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Woyla







»»  READMORE...

Rabu, 05 Januari 2011

Ikan Lele Bermutasi Jadi Pemangsa Manusia

Best Blogger Tips
VIVAnews - Sejak tahun 1998 hingga 2007, tiga orang lenyap tenggelam mendadak di Great Kali River, sungai yang melintang di perbatasan antara Nepal dan India utara. Hal ini sangat aneh karena kawasan itu bukanlah habitat buaya dan predator air lain.

Terakhir, dari saksi mata yang melihat kejadian, seorang anak terlihat diseret ke dalam air oleh sesuatu yang tampak seperti babi berukuran panjang. Setelah itu, korban tidak pernah terlihat lagi, hidup atau mati. Demikian pula sisa-sisa tubuh ataupun pakaiannya.

Kasus-kasus itu memicu Jeremy Wade, biolog asal Inggris untuk mengamati apa yang ada di dalam sungai tersebut. Pasalnya, serangan hanya terjadi di kawasan tertentu, sepanjang sekitar 6 sampai 8 kilometer. Kawasan itu, menurut keterangan penduduk, merupakan kawasan di mana mereka biasa melarungkan jasad saudara-saudara mereka yang telah meninggal setelah dibakar.

Setelah meneliti menggunakan alat pengukur kedalaman, ia memastikan tidak ada lubang ditemukan, artinya serangan tidak diakibatkan oleh turbulensi yang terjadi di air.

Benar saja, tak lama setelah itu, dari jarak sekitar 1 kilometer dari serangan terakhir, seekor kerbau yang sedang minum di sungai yang hanya memiliki kedalaman 1 meter diserang dan diseret oleh sesuatu dari dalam air.

“Apapun yang mampu menyeret kerbau sebesar itu pasti memiliki ukuran dan bobot seberat 90 sampai 140 kilogram,” ucap Wade, seperti dikutip dari Discovery, 29 Desember 2010.

Dalam penelitian bawah air, Wade menemukan goonch catfish, serupa ikan lele yang memiliki panjang satu meter. Namun ikan itu gagal ditangkap. Penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa terdapat beberapa kelompok goonch dan enam di antaranya berukuran sebesar manusia.

Setelah gagal menangkap ikan itu dengan alat pemancing, Wade coba memancing pemunculan ikan itu menggunakan seonggok kayu bakar dan  disusun seolah-olah merupakan bekas kremasi jasad orang meninggal. Ternyata sukses.

Seekor goonch berukuran panjang 1,8 meter dan berbobot 75,5 kilogram, atau 3 kali lebih berat dibanding goonch lainnya berhasil ditangkap. Ikan ini diperkirakan cukup besar dan kuat untuk memakan seorang anak kecil, namun tak cukup besar untuk menyeret dan menyantap seekor kerbau.

Dari keterangan penduduk, Wade menyimpulkan bahwa ‘ikan lele’ itu telah bermutasi menjadi berselera terhadap daging manusia. Ikan juga tumbuh menjadi raksasa setelah terus mengonsumsi daging setengah matang sisa-sisa jasad manusia yang dilarungkan dan tenggelam di dasar sungai.
»»  READMORE...

FIFA MANAGER 11 PC system requirements

Best Blogger Tips
 supported software: Microsoft XP SP3 (Microsoft Windows 95, Windows 98/ME, Windows 2000 and Microsoft Windows NT are not supported), Microsoft Windows Vista™, Microsoft Windows 7


Minimum system requirements: 
Windows XP SP3 
CPU: Intel Pentium 4 2.4 GHz or equivalent 
RAM: 1 GB 
Video Card: ATI Radeon 9500 Pro 128MB or greater, NVIDIA GeForce 6600 256MB or greater, Pixel shader 2.0 and above. 

Windows Vista™ SP2 / Windows 7 
CPU: Intel Pentium 4 2.8 GHz or equivalent 
RAM: 1.5 GB 
Video Card: ATI Radeon 9500 Pro 128MB or greater, NVIDIA GeForce 6600 256MB or greater, Pixel shader 2.0 and above. 

8 GB available hard disk space 
8x DVD-ROM drive 
DirectX 9.0c compatible sound card


»»  READMORE...

Selasa, 04 Januari 2011

Pemain - Pemain Asia yg pantas bermain di eropa versi ESPN (english version)

Best Blogger Tips
Deng Zhuoxiang (Shandong and China)

Deng Zhuoxiang
GettyImagesDeng helped China to a first ever victory over South Korea in 2010
What Chinese football really wants, apart from another appearance at the World Cup, is a player to shine in Europe; Deng Zhouxiang could be that man. The midfielder burst onto to the regional scene last year with a series of impressive performances in the East Asian Cup, including a goal to remember as China defeated South Korea for the first time in their history, and he also put France to the sword ahead of the World Cup. Clubs in Korea and Japan tried to take the 22-year-old from Shandong but were put off by the asking price, so important is he to the newly-crowned Chinese champions. Deng starred for the Jinan outfit in 2010 as the club strolled to the title and, with silky skills and impressive vision for a player so young, Deng just needs to find a little more consistency and he can be a genuine star.

Ismail Matar (Al Wahda and UAE)


Ismail Matar is the once-great hope of West Asian football. The Golden Ball winner at the 2003 World Youth Championship should have been in Europe by now, but his club never let him go. You can't really blame them for keeping hold of their talented playmaker - he is one of the most naturally gifted players in Asia. He starred in 2007 as UAE took the Gulf Cup, the region's eight-nation biennial meet, for the first time. For that, the 27-year-old was given two camels. The AC Milan fan's talents deserve a much faster mode of transport heading to Europe.

Koo Ja Cheol (Jeju United and South Korea)


The Korean was linked to Blackburn Rovers at the start of the year and, more concretely, to Young Boys of Berne at the end, but the Swiss team could not afford him. It is no surprise, as the 21-year-old has been going from strength to strength and had a great 2010. It is unfortunate, and perhaps a mistake, that he is not a regular starter for the national team as he was the best midfielder in the K-League last season. Classy on the ball, ready with a pass and deadly with a shot or set-piece, Koo wants to go west and it is only a matter of time before he does.

Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United and Thailand)


South East Asia is not a region known for its goalkeepers but that could be about to change if this 19-year-old has anything to do with it. He has already become the main man at Muang Thong United, the new powerhouse of Thai football, and his absence from the national team at the recent AFF Cup was keenly felt by Thai fans and national team coach Bryan Robson. The former England captain has reportedly recommended the youngster to Manchester United. What happens next remains to be seen, but the shotstopper has a bright future.

Yasser Al Qahtani (Al Hilal and Saudi Arabia)


The Sultan of Swing is the biggest star in Saudi Arabia and perhaps the biggest in the region as a whole, though fans of Javad Nekounam of Iran may have something to say about that. It is sad for Asian football that 'The Sniper' has never tried his luck in Europe - a brief and forgettable trial with Manchester City not withstanding - as he has what it takes, in terms of ability at least, to be a success. If he can find the mental strength to match, he would be a hit. He has seemingly been around for years but it still only 28 and is still quick, good in the air and a handful for defenders.

Octavianus Maniani (Sriwijaya and Indonesia)


This flying winger burst onto the regional scene at the recent AFF Suzuki Cup in which Indonesia made the final before being defeated by Malaysia. Oktavianus is certainly good to watch as he hares down the left flank and, at the tender age of 20, is only going to improve. If the 'Indonesian Ryan Giggs' is to match up to the original, he needs to follow in his footsteps and find a consistent end product. Still very raw but that just makes him all the more exciting.

Karim Ansarifard (Saipa and Iran)


It has been some time since a genuinely exciting young Iranian striker made waves. Ali Daei has cast a long shadow but it was the legend himself who gave a 17-year-old Ansarifard his chance of first-team football with Saipa. That was in 2007; two years later, the forward made his international debut, and 2011 is looking like it could be his best yet. There are reports of interest from Europe, with Borussia Dortmund named among the possible suitors, making an excitable Tehran sports media perform cartwheels. Still can be wasteful in front of goal, but has the attitude and skills to shine.

Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse and Japan)


The playmaker is being chased by Japanese champions Nagoya Grampus - coach Dragan Stojkovic knows talent when he sees it - but the 26-year-old may want to take his cultured left foot further afield. Fujimoto may get his chance after being identified as the next Shinji Kagawa, though comparisons with Shunsuke Nakamura may be more apt - they even went to the same high school. The 2006 J-League Rookie of the Year is now fulfilling the potential shown four years ago. He has struggled for regular playing time for the national team - understandable considering the riches that Samural Blue enjoy in the middle of the park - but that could be about to change.

Alexander Geynrikh (Pahktakor and Uzbekistan)



Alexander Geynrikh
GettyImagesAlexander Geynrikh is starting to emerge as Uzbekistan's key threat
The Uzbekistan hitman has suffered in the shadows of his better-known countryman and strike partner Maksim Shatskikh in the past but is ready to take over the main goalscoring duties in Central Asia. His head of blond hair was easily noticeable on the Asian stage in the past, with his strength and aggression causing problems for continental defences. The hair has gone, but the eye for goal and shooting skills, especially from the edge of the area, remain. Geynrikh has already had stints in Moscow with Torpedo and CSKA before returning to Tashkent but, at the age of 26, he is now ready.

Firas Al-Khatib (Al Qadsia and Syria)


Syria are no longer the straightforward opponents they once were and much of that can be put down to the emergence of players such as Al-Khatib. The 27-year-old scores goals for fun and has done so ever since starting out at local giants Al Karama. These days, he does the business for one of West Asia's biggest clubs - Al Qadsia of Kuwait. A pleasingly old-fashioned poacher who has the knack of finding space in the box, he could make his name at the Asian Cup.
»»  READMORE...

Mourinho, Pelatih Terbaik 2010

Best Blogger Tips

Liputan6.com, Bonn: International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) menobatkan Jose Mourinho sebagai Pelatih Terbaik Dunia 2010. Penghargaan kali ini merupakan kali ketiga yang diterima Special One. Dua kali sebelumnya secara berturut-turut, pada 2004 dan 2005 Mourinho yang saat itu menangani Chelsea juga didaulat sebagai yang terbaik.
Kali ini, Mourinho yang mendapat apresiasi tinggi atas keberhasilannya mengantarkan Inter Milan meraih treble winners di musim lalu: Liga Champions, Serie A Italia, dan Coppa Italia, mendapat jumlah suara yang sangat signifikan, 294 suara, atau unggul 106 100 suara dibanding perolehan suara yang didapat entrenador Barcelona Josep Pep Guardiola yang menempati peringkat kedua.
Dengan meraup 75 suara, pelatih Bayern Muenchen asal Belanda, Louis van Gaal menempati peringkat ketiga disusul entrenador Atletico Madrid, Quique Sanchez Flores yang mengantongi 46 suara. Sementara, manajer Chelsea Carlo Ancelotti dan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson masing-masing menempati peringkat kelima dan keenam dengan masing-masing memperoleh 41 dan 38 suara.
»»  READMORE...

Senin, 03 Januari 2011

Peter Answer Virtual Tarot

Best Blogger Tips
ni ada website yang bisa anda pakai buat ngerjain teman anda :D Namanya Peter Answers – Virtual Tarot. Website ini meng-klaim mampu menjawab semua pertanyaan anda, apa saja! Nah, anda bisa membuat teman anda terbengong-bengong, sama seperti saya terbengong-bengong waktu dikerjain teman saya. :oops: 
Sebelum anda bertanya, anda diwajibkan untuk membuat petisi seperti: Peter, please answer the following question: atau Peter, please answer:. Anda tuliskan petisinya di textboxPetition:, kemudian anda tuliskan pertanyaan anda di textbox Question:.










Langsung aja to the point ya, rahasianya begini:
  1. Di textbox Petition:, sebelum anda mengetikkan petisi, tekan dulu tanda titik ( . ) di keyboard anda. Maka akan muncul huruf P di textbox Petition: tadi.
  2. Kemudian setelah anda tekan tanda titik, anda ketikkan jawaban yang anda inginkan untuk muncul! Misalnya anda ketik “Jimmy lagi pakai baju warna hitam”. Nah ini rahasianya, walaupun anda mengetikkan “Jimmy lagi pakai baju warna hitam”, tapi yang muncul di textbox Petition tadi adalah “Peter, please answer the following question:” :grin2:
  3. Karena jumlah huruf di kalimat Jimmy lagi pakai baju warna hitam lebih sedikit daripada jumlah huruf di kalimat Peter, please answer the following question: , selesai anda mengetikkan jawaban teruskan saja dengan menekan tombol tanda titik.
  4. Kemudian anda ketikkan pertanyaan anda di textbox Question:. Misalnya berdasarkan contoh di atas, ketik “Jimmy lagi pakai baju warna apa?”
  5. Akhiri pertanyaan anda dengan tanda tanya atau tekan tombol Enter. Maka jawaban yang muncul adalah jawaban yang sudah anda ketik tadi. :thumb3:
Cara mainnya, pertama-tama suruh teman anda yang mencobanya, maka ia akan mengetikkan petisi Peter, please answer the following question: lalu mengetikkan pertanyaannya, dan akan dijawab bahwa si Peter ini belum bisa menjawab dengan berbagai alasan: anda harus bersabar, anda belum sepenuhnya percaya pada saya dan lain2.
Lalu anda maju ke komputer dan gunakan rahasia tadi :) Oh ya, untuk ngerjain teman anda, ada beberapa syarat:
  • Teman-teman anda harus berada satu ruangan dengan anda (ya iya lah)
  • Usakan teman anda tidak melihat apa yang anda ketik ketika anda bertanya pada si Peter.
  • Pastikan teman-teman yang mau anda kerjain belum pernah membaca postingan saya ini. 
»»  READMORE...